peace sign peace sign Selamat Hari Natal danTaon Baru ya... peace sign peace sign

Mari Menapak Tahun yang Baru Bersama-sama

Ayo semua pemuda HKBP Yogyakarta untuk bersama-sama saling bahu-membahu membangun gereja kita dengan lebih baik lagi.

Tuhan selalu beserta kita.

Amin.

Senin, 17 November 2008

Arti Doa Bapa Kami...

Matius 6:7 "Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang
tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan."
Artinya doa yang memiliki focus/target/sasaran yang berarti mengirim panah-panah api yang
diluncurkan ke sasarannya.

Matius 6:8 ".karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu meminta kepadaNya."
Karena kita adalah bait Allah dan Roh Allah diam didalam kita (I Korintus 3:16), oleh sebab itulah
Bapa mengetahui dengan jelas segala keperluan kita. Selanjutnya dalam Roma 8:26-27 " Roh membantu
kita dalam kelemahan kita."

Matius 6:9a "Karena itu berdoalah demikian: "Bapa kami yang di surga." Prinsip doa yang
menggambarkan hubungan yang baik, manis, dan harmonis antara bapa dan anak. Yang mendorong adanya
hubungan intim antara Bapa dengan anak, dan sebaliknya adalah:
1. Kerinduan yang dalam, tanpa ini hubungan itu akan menjadi formal atau sekedar bertemu saja.
2. Kerinduan hatinya, yaitu : rindu untuk berdoa, rindu untuk beribadah, rindu untuk memuji dan
menyembah Tuhan, rindu untuk mendengar Firman Tuhan serta melakukannya, rindu untuk berjumpa
dengan Yesus.
Besarnya KERINDUAN inilah yang sangat menentukan "Pertumbuhan rohani" seseorang.
DOA dikaitkan dengan kasih AGAPE yaitu kasih yang memberi. Oleh karenanya dibutuhkan KOINONIA
(penyaluran/pemberian), merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah Allah. Dan doa merupakan
pekerjaan ke imaman yang sejati. II Tawarikh 7:14 "dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut,
merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka
Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka. Buah
dari KERENDAHAN HATI dengan merendahkan diri dihadapan Bapa terjadi dalam contoh peristiwa Yesus
meminta Yohanes untuk membaptiskan diriNya, adapun peristiwa-peristiwa yang terjadi :
1. Langit terbuka artinya berkat-berkat Allah tercurah, yang terdiri dari :
a. Keselamatan b.Kasih yang menerima c. Pelindungan yang sempurna d. Jiwani (hikmat akal
budi surgawi) e. Kesehatan f. Kasih karunia demi kasih karunia g. Jasmani
2. Roh Kudus dicurahkan artinya diberikan kuasa untuk kita agar dapat:
a. Mengalahkan si jahat
b. Berjalan sesuai dengan kehendak Allah
c. Membuat mujizat terjadi
d. Melakukan pelayanan yang lebih besar
e. Melepaskan kejahatan kepada si pendurhaka
3. Suara dari Surga artinya : Ada suara kebenaran dari Surga yang diterima sebagai rhema/nubuatan.

Matius 6:9b "Dikuduskanlah nama Mu"
Kita tahu bahwa tubuh kita adalah bait Allah I Korintus 3:16. Hal yang paling penting supaya kita
dapat hidup kudus terdapat didalam Yohanes 15:1-8 "Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah
pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang
berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah. Kamu memang sudah bersih karena firman
yang telah Kukatakan kepadamu. Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Dst..."
Hal kedua disamping KERENDAHAN HATI adalah KEKUDUSAN, kekudusan inilah merupakan panggilan Allah
yang paling utama, baru hal-hal yang lain menyusul. Roma 1:7 Kepada kamu sekalian yang tinggal di
Roma, yang dikasihi Allah, yang dipanggil dan dijadikan orang-orang kudus: Kasih karunia menyertai
kamu dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus. I Korintus 1:2 1:2
kepada jemaat Allah di Korintus, yaitu mereka yang dikuduskan dalam Kristus Yesus dan yang
dipanggil menjadi orang-orang kudus, dengan semua orang di segala tempat, yang berseru kepada nama
Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Tuhan mereka dan Tuhan kita.
Didalam I Petrus 1:15-16 berisi : Hendaklah kamu menjadi kudus -> perintah, sama seperti ->
menjadi teladan, kuduslah kamu sebab Aku kudus -> jalan keluarnya yaitu Yesus. Didalam Yesus ->
mengikuti pola kehidupan Yesus. Jalannya bagaimana? II Tawarikh 7:14 "Berbalik dari jalan-jalanmu
yang jahat."
Orang yang RENDAH HATI baru bisa HIDUP KUDUS. Sedangkan musuh kekudusan ialah : Nafsu kedagingan
dan Motivasi. Efesus 5:9 Terang itu menyatakan : Kebaikan, Keadilan, dan Kebenaran (Roh Allah
sendiri/Firman Allah).
Setan bisa melakukan apa saja, kecuali kekudusan

Matius 6:10a "Datanglah Kerajaan-Mu."
Ada OTORITAS & LEGITIMASI dari Kerajaan Allah dan bukan DENOMINASI. OTORITAS ini ada 3 isinya :
Lukas 9:28-36 yaitu :
? Musa -> Kemenangan demi kemenangan
? Elia -> Mujizat demi mujizat
? Yesus -> Terangdunia demi terangdunia
Dengan Otoritas lah kita mengalahkan si jahat/ Iblis, yang memiliki struktur pemerintahan seperti
di Efesus 6:12. Jadi KEMENANGAN, MUJIZAT DAN TERANG itu adalah isi dari OTORITAS Kerajaan Allah.
Dalam Mazmur 97, ada 4 unsur yang terdapat dalam Kerajaan Allah, sbb:
1. Kebenaran dan Keadilan (ayat 2)
2. KuasaNya untuk memerintah seluruh bumi (ayat 1,6 dan 9)
3. KemenanganNya atas ilah-ilah palsu (ayat 7)
4. Sukacita orang benar (ayat 8-12)

Matius 6:10b "Jadilah Kehendak-Mu di bumi seperti di Surga."
Doa tidak dapat memaksakan supaya kehendak kita yang jadi, tetapi kehendak Bapalah yang jadi sebab
kehendakNya adalah yang terbaik untuk kita. Kehendak Bapa seperti yang tertulis dalam Yeremia
29:11.
Orang yang dalam keadaan apapun, dan setiap hari hatinya serta doanya mengatakan : Jadilah
kehendakMu di bumi seperti di Surga, adalah orang yang diddalam hidupnya terdapat ciri-ciri
sebagai berikut:
1. Takut akan Allah, sangat suka akan perintahNya, juga adalah orang yang merenungkan FirmanNya
siang dan malam (Mazmur 112 :1)
2. Bersandar dan berharap sepenuhnya kepada Bapa, selalu menanti-nantikan Bapa. Inilah orang yang
hatinya teguh, hatinya tetap, penuh kepercayaan kepada Tuhan, dan tidak takut menghadapi masalah
apapun.
3. Rohnya orang itu kuat, tidak mudah goyah, dan hidupnya menjadi berkat untuk orang lain serta
berkemenangan.
Matius 6:11 "Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya."
Mencukupkan dari apa yang Tuhan berikan adalah awal buah pertobatan dan merupakan salah satu
ukuran pertumbuhan serta kedewasaan rohani , baru disitu keluar ucapan syukur.

Matius 6:12 dan 14 "Dan ampunilah kami akan kesalahan kami."
Hal ini merupakan WUJUD KASIH yang sangat dibutuhkan. Ulangan 24 : 12-19 Jika ia seorang miskin,
janganlah engkau tidur dengan barang gadaiannya; kembalikanlah gadaian itu kepadanya pada waktu
matahari terbenam, supaya ia dapat tidur dengan memakai kainnya sendiri dan memberkati engkau.
Maka engkau akan menjadi benar di hadapan TUHAN, Allahmu. Janganlah engkau memeras pekerja harian
yang miskin dan menderita, baik ia saudaramu maupun seorang asing yang ada di negerimu, di dalam
tempatmu. Pada hari itu juga haruslah engkau membayar upahnya sebelum matahari terbenam; ia
mengharapkannya, karena ia orang miskin; supaya ia jangan berseru kepada TUHAN mengenai engkau dan
hal itu menjadi dosa bagimu. Janganlah ayah dihukum mati karena anaknya, janganlah juga anak
dihukum mati karena ayahnya; setiap orang harus dihukum mati karena dosanya sendiri. Janganlah
engkau memperkosa hak orang asing dan anak yatim; juga janganlah engkau mengambil pakaian seorang
janda menjadi gadai. Haruslah kauingat, bahwa engkaupun dahulu budak di Mesir dan engkau ditebus
TUHAN, Allahmu, dari sana; itulah sebabnya aku memerintahkan engkau melakukan hal ini. Apabila
engkau menuai di ladangmu, lalu terlupa seberkas di ladang, maka janganlah engkau kembali untuk
mengambilnya; itulah bagian orang asing, anak yatim dan janda--supaya TUHAN, Allahmu, memberkati
engkau dalam segala pekerjaanmu. Dan Matius 26:13 Sebab dengan mencurahkan minyak itu ke
tubuh-Ku, ia membuat suatu persiapan untuk penguburan-Ku. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di
mana saja Injil ini diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga
untuk mengingat dia."
Narwastu artinya penyerahan total akan isi hatinya yang diberikan = WUJUD KASIH. Karena dimana
saja Injil diberitakan tanpa adanya wujud kasih sama dengan NOL/NONSENSE. Kalau dulu pada 2000
tahun lalu, wujud kasih berarti menyiapkan penguburan Yesus, maka sekarang berarti menyiapkan
kedatangan Kristus kedua kali.

Tidak ada komentar: