Pengertian mengenai Roh Kudus adalah Allah itu sendiri didasarkan pada kesaksian Alkitab. Beberapa ayat Alkitab sering menyebutkan tentang keberadaan Roh Kudus itu sendiri. Umpamanya I Yohanes 5:7 : “Sebab ada tiga yang memberi kesaksian di dalam sorga : Bapa, Firman, dan Roh Kudus; ketiganya adalah satu. Di Alkitab juga sering disebutkan Bapa, Putra dan Roh Kudus. Ada juga “Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, dan kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian” (II Korintus 13:13).
Sesuai dengan hal itu dapat kita ambil bahwa Allah berkenan menyatakan diri-Nya dalam Firman-Nya dalam tiga pribadi yang berbeda-beda yaitu : Bapa, Anak, dan Roh Kudus, yang juga merupakan Allah yang Esa, yang Benar, dan juga yang Kekal. Hal ini juga dapat kita umpamakan seperti contoh berikut. Matahari, melihat matahari, dapat kita bedakan besarnya, terangnya, dan panasnya, padahal kita selalu mengingat kepada matahari yang satu. Begitu pula Allah yang benar dan yang hidup itu menyatakan diri-Nya kepada kita dengan tiga pribadi yang berbeda-beda (Bapa, Anak, dan Roh Kudus), padahal kita selalu mengingat kepada Allah yang Esa.
Pada Pengakuan Iman yang ketiga (Aku percaya kepada Roh Kudus), berarti kita percaya juga kepada Allah Tritunggal. Oleh sebab itu dapat kita simpulkan bahwa Roh Kudus itu bukanlah suatu roh yang tidak berketentuan. Roh Kudus tak lain dan tak bukan adalah Roh Allah itu sendiri yang merupakan pribadi yang ketiga dari Allah Tritunggal. Menurut kesaksian alkitab, angin dan api menjadi simbol atau tanda untuk Roh Kudus. Seperti angin yang mempunyai kekuatan dan gerak yang dapat kita rasakan, tetapi tidak dapat kita lihat, begitu pula Roh Kudus, yang tidak dapat kita lihat, tetapi yang berkuasa dan menggerakkan hati kita. Seperti api yang menyala memberi terang, membersihkan, dan memanaskan, begitu pula Roh Kudus bekerja dalam hati kita. Ada beberapa pengajaran Yesus sendiri mengenai Roh Kudus itu (Yohanes 14:16).
1. Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu (Yoh. 14:17)
2. Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah kukatakan kepadamu (Yoh. 14:26)
3. Ia akan bersaksi tentang Yesus Kristus (Yoh. 15:26)
4. Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran, dan penghakiman (Yoh. 16:8)
5. Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran (Yoh. 16:3)
6. Ia akan memuliakan Yesus artinya Ia akan membuat kita mengasihi Yesus dan segala pekerjaan-Nya (Yoh. 16:14)
Siapakah yang menerima Roh Kudus? Yang akan menerima Roh Kudus adalah oarang-orang yang memintanya kepda Tuhan. Ïa akan memberikan Roh Kudus kepda mereka yang meminta kepada-Nya” (Lukas 11:13).
Apa pula yang dikerjakan oleh Roh Kudus? Apa yang dapat dikerjakan oleh sesuatu kuasa di dunia ataupun oleh kita sendiri, itulah yang dikerjakan oleh Roh Kudus, yakni : Membaharui Hidup Kita.
Roh Kudus adalah Kuasa Allah yang mentobatkan serta membaharui hidup kita. Seperti besi yang dikerjakan oleh tukang besi dalam api yang panas, begitu pula hidup kita, sebagai manusia diubah dan disucikan oleh kuasa Roh Kudus.
(Jalan Keselamatan, Werner Pfendsack dan H.J. Visch)
Jumat, 10 Oktober 2008
Senin, 06 Oktober 2008
Persekutuan Kristen.(1Yohanes 1:1-4)
Persekutuan Kristen. Melalui teks ini kita melihat dua hal yang erat berkaitan yaitu kesaksian jemaat dan persekutuan jemaat. Tanpa kesaksian jemaat tidak mungkin terjadi persekutuan.Pertama, kesaksian jemaat (ayat 1-3a). Apa yang ada sejak semula (ayat 1), inilah yang telah mereka lihat dan yang telah mereka dengar. Kesemuanya ini menunjuk bukan pada ajaran Kristen, melainkan pada seorang pribadi. Dengan perkataan lain, yang diberitakan bukan suatu ajaran agama, melainkan pribadi Yesus. Dialah yang menjadi sumber kehidupan manusia (ayat 1,2). Hidup rohani dan jasmani manusia bersumber dari Yesus. Artinya manusia dapat memiliki hidup jasmani, namun tidak memiliki hidup rohani.
Jika manusia percaya pada Yesus melalui kesaksian orang Kristen, maka ia memiliki hidup rohani. Inilah artinya memiliki hidup kekal (ayat 2). Jadi Yesus, Pemberi hidup adalah isi pemberitaan dalam tugas kesaksian Kristen.Kedua, persekutuan jemaat. Orang yang percaya pada Yesus dihimpun dalam suatu persekutuan. Umat yang bersekutu karena Yesus kemudian menyatakan kesatuan persekutuannya melalui kesaksian. Mereka bersaksi tentang Kristus. Tujuan kesaksian adalah persekutuan (ayat 3). Umat Kristen bukan hanya suatu kumpulan sosial. Umat Kristen bersekutu untuk suatu tugas pelayanan yakni bersaksi.
Persekutuan Kristen menjadi nyata melalui kesaksian. Umat Kristen menyaksikan berita yang sama yakni Yesus adalah sumber hidup. Umat yang bersaksi menyatakan bahwa mereka bersekutu dengan Kristus dan umat Kristen lainnya. Kesaksian merupakan bukti persekutuan dengan Kristus dan persekutuan umat yang bersaksi tentang Kristus.Apa akibat kesaksian jemaat? Membawa manusia lainnya ke dalam persekutuan umat. Kesaksian akan menyebabkan munculnya persekutuan.
Renungkan: Apakah persekutuan di mana kita berjemaat tidak terlalu tampak? Menurut Anda apa penyebabnya?Jika manusia percaya pada Yesus melalui kesaksian orang Kristen, maka ia memiliki hidup rohani. Inilah artinya memiliki hidup kekal (ayat 2). Jadi Yesus, Pemberi hidup adalah isi pemberitaan dalam tugas kesaksian Kristen.Kedua, persekutuan jemaat. Orang yang percaya pada Yesus dihimpun dalam suatu persekutuan. Umat yang bersekutu karena Yesus kemudian menyatakan kesatuan persekutuannya melalui kesaksian. Mereka bersaksi tentang Kristus. Tujuan kesaksian adalah persekutuan (ayat 3). Umat Kristen bukan hanya suatu kumpulan sosial. Umat Kristen bersekutu untuk suatu tugas pelayanan yakni bersaksi.
Persekutuan Kristen menjadi nyata melalui kesaksian. Umat Kristen menyaksikan berita yang sama yakni Yesus adalah sumber hidup. Umat yang bersaksi menyatakan bahwa mereka bersekutu dengan Kristus dan umat Kristen lainnya. Kesaksian merupakan bukti persekutuan dengan Kristus dan persekutuan umat yang bersaksi tentang Kristus.Apa akibat kesaksian jemaat? Membawa manusia lainnya ke dalam persekutuan umat. Kesaksian akan menyebabkan munculnya persekutuan.
(www.sabda.org)
Langganan:
Postingan (Atom)
